Hai, Halo, Wellcome back Doli.
Setelah lama menelantarkan Blog tersayang ini. Maaf, bukan karena sok sibuk, tapi memang beberapa minggu belakangan jadwal sangat padat. Terhitung dari tanggal 15 Oktober sampai kemarin.

Kalau diceritakan pasti seru nih, jadi kemngkinan ini bakal jadi postingan terpanjang di blog ini, semoga pembaca sabar dan enjoy membacanya.

Waktu itu tanggal 10 Oktober Jumat, siang hari, trainer kami (Pak Nasrul) mengungumkan bahwasanya kami yang training 15 orang akan dipecah menjadi 2 bagian, sebagian akan tetap di Surabaya dan akan ditraining ADF milik Oracle, dan sisanya akan dialihkan ke Jakarta (BSD Tangerang) untuk di training Tapestry Framework. Mengingat saya berasal dari Medan, dan menulis alamat sewaktu melamar pekerjaan ini adalah di Jakarta, saya berasumsi bahwa saya adalah salah satu yang akan di pindahkan ke jakarta. Kepstian nama-namanya baru akan diumumkan hari Rabu 15 Oktober dan harus mulai kerja di Jakarta hari seninya 20 Oktober.

Mendengar hal itu, berhubung saya akan berada di Malaysia untuk keperluan wisuda sampai tanggal 21, berarti saya harus menyiapkan tiket langsung dari Malaysia antara ke Surabaya atau ke jakarta, tapi kepastian baru bisa di dapat hari rabunya. Saya pun sibuk melihat-lihat tiket di airasia.com, untuk merubah tiket saya yang sudah terlanjur saya beli untuk tanggal 21 Oktober dengan rute Kuala Lumpur – Surabaya menjadi Kuala Lumpur – Jakarta.

Tapi apa yang didapat pada hari rabu? Belum ada nama siapa yang akan dipindahkan, tetapi malah ada perubahan, bahwa 3 orang akan di kirim ke Jakarta, 4 ke Bali dan sisanya tetap di Surabaya. Saya masih tetap berasumsi bahwa saya salah satu yang akan dipindahkan ke Jakarta. Dan sorenya Pak Nasrul mengucapkan nama-nama tersebut. Pak Nasrul menyebut 3 nama yang akan ke Jakarta, dan ternyata nama saya bukan salah satu dari 3 tersebut. Kemudian beliau menyebutkan 4 nama yang akan ke Bali, dan nama saya muncul.

Wah, kacau. Berarti saya harus menyiapkan tiket Kuala Lumpur – Denpasar, alahkah sangat tidak beruntungnya saya, karena ternyata airasia mempunyai aturan tidak boleh menukar rute penerbangan, hanya boleh menukar waktu penerbangan. Tanpa pikir panjang, saya mencari tiket pesawat lain dengan rute Surabaya – Denpasar (Mengenai ini, saya punya cerita seru lainnya yang akan saya bahas di postingan berikutnya). Pendek kata akhirnya saya mendapat kan tiket lionair Surabaya – Denpasar. Berarti nanti saya harus mengejar pesawat dari Kuala Lumpur – Surabaya yang landing jam 12 siang, menuju pesawat Surabaya – Denpasar yang take off jam 2 siang. Very pack trip!!!

Inti ceritanya 15 Oktober pengunguman perpindahan, 16 Oktober mencari tiket pesawat, 17 Oktober saya terbang ke Kuala Lumpur, 18 Oktober naik bus dari Kuala Lumpur ke Sintok, 19 Oktober keliling kampus, 20 Oktober saya Wisuda dan langsung naik bus dari Sintok ke Kuala Lumpur, 21 Oktober pesawat Kuala Lumpur – Surabaya dan dilanjutkan Surabaya – Denpasar, sampai Denpasar langsung dijemput utusan dari kantor menuju kantor yang berlokasi di Pacung (1 jam dari Denpasar), begitu sampai di kantor sudah malam duduk istirahat, 21 Oktober malam langsung menuju ke kosan, 22 Oktober lgsg menerima tugas untuk mempelajari Framework Tapestry.

Begitulah jadwal padat kucar-kacit saya beberapa waktu lalu. Mau nulis ceritanya di blog ga sempet-sempet. Baru kali inilah ada kesempatan untuk menjamah blog ini. Untuk cerita-cerita seru lainnya silahkan aja ditunggu. OK??



Post to Twitter

« »