search

Membongkar Notebook Toshiba Sattellite M100

Salam,

Sebenernya sudah lama pengen nulis ini, tapi baru kesampaian sekarang. Beberapa minggu yang lalu notebook tua kesayangan saya, Toshiba Sattellite M100 biasa saya sebut orangebook karena warnanya orange, sering mati tiba-tiba. Bukan shutdown, tapi mati tiba-tiba tanpa ada sebarang pemberitahuan terlebih dahulu. Sebenarnya saya sudah tahu apa penyebabnya, karena si orangebook kepanasan atau istilah perkomputeran ialah overheat. Permasalahan ini kalau saya tidak salah muncul sudah hampir 2 tahun lalu, dikarenakan fan pendingin processor sudah tidak berfungsi lagi. Hanya saja baru belakangan ini si orangebook hanya mampu bertahan hanya 10 menit dan dia sudah kepanasan.

Merasa sudah tidak tahan, saya berfikir untuk mengganti fan-nya dan sampai juga berfikir kenapa tidak ganti notebook saja sekalian, berhubung umur si laptop memasuki usia 4 tahunan. Saya pun membawa si orangebook ke toko komputer terdekat dan bertanya bisa diservis atau tidak, kalau tidak tukar fan-nya saja. Tanpa menyentuh si orangebook, jelas tanpa melakukan servis terlebih dahulu, si tukang langsung sebut “kita ganti saja, itu sudah pasti rusak, harganya RM250 siap 3 hari”. Wah, ni orang seenak perutnya saja. Jangankan melihat harga yang tidak bisa ditawar itu (fyi: kipas angin di kamar saya harganya saja cuma RM60), tambah lagi perlakuannya tanpa mendengar permintaan saya. Saya minta diservis karena kemungkinan kabel lepas atau berdebu sehingga fan tidak berfungsi, tapi tidak ia gubris.

Tanpa fikir panjang saya bongkar sajalah. Saya beli thermal paste, dan beberapa obeng sebagai perlengkapan. Dengan bermodalkan nekad dan panduan cara membongkar si orangebook (source dari internet), saya mulai membongkar satu demi satu. Ya seperti yang terlihat pada gambar. Pada sampai bahagian fan dan processor, jelas terlihat debu segumpal sebesar genggaman tangan saya menyumbat di sela-sela fan. Saya bersihkan, saya asumsikan memang itulah permasalahannya. Saya tambahkan thermal paste di heatsink dan chipset. Kemudian saya susun kembali. Bahagian menyususn ini yang paling membuat setres, karena saya lupa susunannya. Setelah berjibaku beberapa menit, akhirnya semua terpasang.

Dan si orangebook kembali normal, fan jalan tanpa harus merogoh kocek RM250 = Rp750.000. Pesan moral, jangan selalu bergantung pada orang, dan jangan mau dibodoh-bodohin sebagai konsumen. Ilmu itu banyak tersedia apalagi jaman internet sekarang ini, tinggal kemauan kita mencari dan belajar.

NB: pada saat pemasangan, saya dapat bonus baut satu buah. Hihihi

5 Responses to “Membongkar Notebook Toshiba Sattellite M100”

  1. Wah, untung dong :D
    Kemaren notebook ku rusak jg. Jack untuk adaptornya yg bermasalah, sehingga arus AC gak mau masuk. Cari – cari di internet, repot jg cara gantinya. Mana mesti disolder lagi. Solder – menyolder adalah kelemahanku satu – satunya :( (

    Terpaksa lah bawa ke toko, kena biaya Rp. 700.000 padahal harga jacknya cuma $10 :( (
    Yah gpp lah, yg penting peralatan tempur bisa pulih kembali.

    * CURCOL MODE ON *

  2. nurul says:

    bagus..bagus.. kreatif..emang harus ada kemauan..apalagi ini doli.. :p tahniah untuk orangebook yang kembali normal,lain kali jangan sampe lupa susunannya.. :)

  3. admin admin says:

    @bang dolly
    Itu lah bang. Mulai sekarang harus belajar nyolder juga..

    @teh nurul
    ga tau teh mau komen apa..hehehe

  4. Syed says:

    Genius doli. genius. Laptop aku pulak!!!

  5. arsyi says:

    slot ramnya ada berapa ya? terus procienya bisa diganti?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On LinkedinVisit Us On Google PlusVisit Us On Youtube