• Home
  • doliharahap?
  • RSS

doliharahap

doliharahap

Belajar Untuk Berbagi

Category: dunia kerja


Berapa sih Gaji Papa??

Filed Under: dunia kerja, kritik sosial, umum by admin — 1 Comment
April 19, 2010
[Translate]

Ini bukan tulisan saya. Sudah minta izin dari temen tapi belum mendapatkan sumber sebenarnya darimana. Kepada penulis pertama saya minta izin untuk berbagi, semoga bisa bermanfaat untuk semua.

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

“Kok, belum tidur ?” sapa Andrew sambil mencium anaknya.

Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?”

“Lho tumben, kok nanya gaji Papa ? Mau minta uang lagi, ya ?”

“Ah, enggak. Pengen tahu aja” ucap Sarah singkat.

“Oke. Kamu boleh hitung, setiap hari papa kerja 10 jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja. Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Papa masih lembur. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo ?”

Sarah berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Andre w beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sarah berlari mengikutinya. “Kalo satu hari Papa dibayar Rp. 400.000,-untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp. 40.000,- dong” katanya.

“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur” perintah Andre w. Tetapi Sarah tidak beranjak.

Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian,Sarah kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?”

“Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah”.

“Tapi Papa…”

Kesabaran Andre w pun habis. “Papa bilang tidur !” hardiknya mengejutkan

Sarah.

Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Andrew nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sarah di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sarah didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andre w berkata, “Maafkan Papa, Nak, Papa sayang sama Sarah. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp.5.000,- lebih dari itu pun Papa kasih” jawab Andrew

“Papa, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini”.

“lya, iya, tapi buat apa ?” tanya Andrew lembut.

“Aku menunggu Papa dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Papa itu sangat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Papa. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp.15.000,- tapi karena Papa bilang satu jam Papa dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp.5.000, makanya aku mau pinjam dari Papa” kata Sarah polos.

Andrew pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.

“Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang (anak) kau adalah dunianya”

Share me !
Tags: anak, gaji, kebahagiaan
Comment

Job Fair di Kuala Lumpur

Filed Under: dunia kerja, umum by admin — Leave a comment
April 18, 2010
[Translate]

image

Hari ini banyak sekali pameran di Kuala Lumpur, ada PIKOM (biggest PC fair), ada jobfair yang diadain oleh jobstreet, ada juga postgraduate education fair. Tadinya mau pergi bareng sama si pacar tapi dia masi ad di uum ngurusin kuliahannya, jadi pergi bareng kak puti dan bang wisdar.

Penasaran sama jobfairnya, kayaknya sih bakalan rame. Dan ternyata emang bener rame. Kesan pesannya sih mantap, banyak perusahaan kelas dunia yang offer vacancies. Contohnya aja ada intel, sony, samsung, panasonic, ibm, hp, dell dan lain lain. Yang buat lebih oke lagi, itu perusahaan ga hanya menawarkan posisi manajemen aja tapi juga posisi development untuk di tempatkan di Malaysia.

Beberapa perusahaan menolak untuk menerima foreigner tapi banyak juga yang nerima. Secara keseluruhan bagus. Iseng saya coba apply di intel, customware, t-systems dan perusahaan kecil lainnya. Semuanya untuk posisi application engineer.

Oiya, sebagai tambahan, beberapa perusahaan bilang, kalau perusahaan berstatus MSC bisa ngambil foreigner bekerja dengan minimum umur 21 tahun, sedangkan perusahaan lainnya minimum umur 27 tahun.

Kalau sudaah begini jadi kepengen cari-cari kerja lagi. Study in class is not me.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Share me !
Tags: customware, expatriat, intel, jobfair malaysia, MSC, t-systems
Comment

Tulisan Pak/Mas/Om Romi menginspirasikanku untuk..

Filed Under: dunia kerja, kritik sosial, umum by admin — 2 Comments
March 13, 2009
[Translate]

Tadi dikasi tau temen, Aji Atturmudzi, ada tulisan bagus di blog Romi Satrio Wahono mengenai PNS. Sudah lama juga saya tidak membaca tulisan-tulisan Pak Romi. Isi tulisan beliau mengenai PNS mengisnpirasikan saya untuk berani juga mengutarakan ini, walau mungkin saya belum pernah berkecimpung langsung sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Untuk anda yang penasaran dan belum tahu siapa Pak Romi coba baca artikel beliau berikut. Bagi yang tahu siapa beliau dan pengikut setia blog beliau pasti atau kemungkinan sudah membaca artikel tersebut.

Apa yang membuat saya terisnpirasi adalah, untuk membuka pemikiran orang tua khususnya dan teman-teman lain yang begitu tergila-gila untuk mendapatkan satu tempat di institusi manapun sebagai PNS. Kemungkinan poin-poin yang ditulis oleh Pak Romi bisa dijadikan patokan apakah ANAK ANDA atau ANDA SENDIRI sesuai atau tidak untuk menjadi seorang PNS. Atau bahkan mungkin poin-poin tersebut bisa dijadikan standar umum? hehehe . . bagaimana Pak Romi?

Ada satu yang ingin saya tanyakan kepada Pak Romi, pernah “melakukan” riset tidak, apakah poin-poin tersebut berlaku juga dan bisa juga dijadikan “standar” jika ingin menjadi pegwai di BUMN?

Mampir ke blog ini dong Pak Romi.

Share me !
Tags: BUMN, orang tua, pekerjaan, PNS, Romi Satrio Wahono, standar
Comment

Programmer : bisa dibentuk atau bakat?

Filed Under: dunia kerja, programming, umum by admin — 11 Comments
August 31, 2008
[Translate]

Dari SMP belum punya cita-cita. Terus karena suka main game, akhirnya penasaran gimana ya cara buat game ini? Beli majalah sana sini, baca sana sini, ketemu namanya ada Game Designer sama Game Programmer. Kalo digabung mereka menjadi Game Developer. Itu waktu SMP.

Tertarik? YA!!
Karena memang tidak mau jadi dokter. Terus masuk SMA bertanya-tanya, gimana caranya jadi Game Developer itu? Tadi kan ada Game Programmer. Nah, apa itu progrmmer? Pergi ke GRAMEDIA, cari-cari buku. Ya saya mengerti sedikit. Terus gimana? Akhirnya saya beli buku VISUAL BASIC 6 Step by Step.

Pertama belajar Programming SMA kelas satu, buku tersebut saya lahap dalam 1 bulan. Dari situ saya mengerti membuat game sederhana, JACKPOT. Kayaknya itu sudah terlalu biasa dalam logika pemrograman. Terus karena merasas media pembelajaran sangat minim, akhirnya ada yang namanya BINUS CENTER buka di Medan pada waktu itu. Saya tertarik ikutan, pertama sasya mengambil SHORT COURSE: C++ programming (Logic Programming).

Disitu saya belajar logic programming menggunakan C++. Punya dasar sedikit bagaimana dan apa itu programming. Mendapat gambaran. Tapi saya semakin tidak terarah. Sehabis itu, saya mengambil SHORT COURSE yang lain. Saya ambil VISUAL PROGRAMMING using VB6, kemudian saya ambil Adobe Potohsop 6, 3D design using 3ds Max 6, terus Visual Progamming using VB.Net.

Saya tidak mengerti, apa tujuan dan arahnya. Tapi saya masih penasaran dengan game tadi. Saya tidak terarah sehingga saya baru kecanduan dengan yang namanya internet mulai kelas 2 SMA. Muncul bayangan baru. Wah gimana ya supaya aku juga bisa “doli.com”. Gimana ya ngebuat yang namanya website? Ternyata ada lagi yang namanya WEB Programmer. Wah, Programmer ternyata LUAS!!

Sepanjang SMA kelas 1 dan Kelas 2 pelajaran saya terabaikan. Les di GO dan Medica pun bisa dikatan tidak fokus dan tidak berguna sama sekali. SMA kelas 2 saya tidak mengerti apa itu fungsi kuadrat. Apa itu Metana. Apa itu alat reproduksi reptil. Sama sekali tidak mengerti bagaimana Kata majemuk bertingkat. Hanya pelajaran Olahraga saja yang saya ikuti, main FUTSAL. Sisanya?? Sibuk dengan dunia yang tidak terarah tadi.

Waktu kelas 3 SMA saya sadar, dan mulai tau arahnya kemana. Programmer itu hanya bagian dari ilmu yang disebut Informatika. Terus dimana saya bisa mempeajari ilmu tersebut? Saya cari tahu ternyata ada yang namanya Ilmu Informatika di ITB. Usut punya usut, jaman saya ternyata itu adalah jurusan dengan passing grade paling tinggi di Indonesia setelah Kedkteran UI. GILAK!! belajar aja ga pernah, tiap try Out pun ga pernah lullus, bahkan di Ilmu komputer USU tidak pernah mencetek lulus selama di try out. Terus gimana mau masuk sana?

Akhirnya saya pasrah, dan hampir saja nurut untuk tidak mengambil jurusan tersebut dan mengikuti perintah orang tua. Tanpa di sadari ternyata orang tua mencarikan sebuah universitas di Malaysia yang mana Universitas yang saya belajar kemarin, yang ada ilmu informatikanya. Wah, saya senang sekali. Saya bersemangat sekali. Walu begitu, sewaktu SPMB saya masih mencoba juga jurusan yang ada di ITB tersebut, saya juga mencoba ILKOM UI. Tapi apa daya, memang tidak lulus, akhirnya saya menuntut ilmu Informatika di negeri Jiran.

Ya saya mengerti ilmu ini, dan sangat luas, tidak hanya seorang programmer. Sangat luas. Tapi saya masih penasaran dengan cita-cita saya tadi. Setidaknya bisa jadi programmer, mengerti bagaiamana membuat satu sistem utuh yang bisa dipakai orang.

Sampai akhirnya saya terdampar di Surabaya ini mengikuti JAVA + SOA programmer TRAINEE. Ternyata, sangat berat bagi saya, tidak tahu bagi teman peserta yang lain. Sepertinya mereka dengan mudah memahami konsep programming ini. Saya bisa mengerti, tapi sangat lambat. Kalau teman yang lain sudah bisa mengerti materi hari ini, atau materi untuk 2 hari kedepan, saya baru bisa mengerti dan memahami materi 2 hari yang lalu. Saya lambat.

Makanya judul atau pertanyaan diatas saya lemparkan. Bisa dibentuk atau bakat?
Saya sudah sejauh ini dari SMA dl mencoba membentuk diri, koq masih saja terlihat bahkan memang sangat  lambat dalam memahami? Tapi koq masih saja tidak terbentuk?
Apakah memang harus memiliki bakat? Saya bisa bermain sepakbola, saya bisa bermain tenis, tapi teman saya ada yang berbakat bermain sepakboa, sekarang dia Striker PSMS Medan. Saya dulu latihan tenis punya teman berbakat bermain tenis, dia pernah ikut PON. Nah, saya bisa programming, tapi sepertinya tidak bakat.

Jadi intinya, bisa dibentuk atau harus punya bakat sih??
Kalau memang bakat, biar saya cepat-cepat merubah haluan, banting setir untuk mempelajari ilmu yang bisa dipelajari tanpa harus mempunyai bakat. Tapi bisa dibentuk. Seperti belajar berjalan, setiap orang bisa berjalan tanpa harus memiliki bakat berjalan.

Help Me!!

Share me !
Tags: Bakat, programming
Comment

Balicamp | 1st day JAVA + SOA training Batch XII

Filed Under: dunia kerja, programming by admin — 8 Comments
August 11, 2008
[Translate]

Hari ini tadi hari pertama training di balicamp, lebih tepatnya sih kursus. Kursus yang di gaji.
Hehehehe.
Dapat kenalan teman baru dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Sewaktu perkenalan, nama ku dengan mudahnya diingat peserta training lainnya, karena nama ku yang “nyeggol” dikit sama nama tempat lokalisasi prostitusi di Suarabaya ini yang katanya sudah cukup mendunia.

Tapi bukan itu yang mau saya ceritain (anak di bawah umur harus ditemani orang tua kalau mau kesana :P ), tapi lebih ke pelajaran JAVA nya itu sendiri. Ternyata hal kecil banyak yang tidak saya ketahui selama ini. Jadi lebih enak ditulis di sini sebagai dokumentasi pribadi atau mungkin bisa membantu teman-teman yang lain. Yang ingat saja saya tulis dulu, nanti akan coba saya rangkum per-minggu.

Di JAVA ada object yang MUTEABLE dan yang IMUTEABLE.
MUTEABLE -> CLASS yang membolehkan OBJECT untuk merubah valuenya sehabis dideklarasikan.
IMUTEABLE -> Kebalikannya. Nah semua Wrapper class termasuk ke dalam bagian ini.

OOP itu sama dengan ENCAPSULTION.
Maksudnya, OOP itu menempatkan data dan operasi yang ada kaitannya dalam satu buah entiti yang disebut OBJECT.

Stiap kali kita membuat sebuah OBJECT di JAVA, akan otomatis dialokasikan ke memori area yang disebut HEAP. Besarnya memori akan disesuaikan dengan yang diperlukan OBJECT tersebut. Jadi intinya, JAVA menolong kita me-manage memori !!!

Masih banyak lagi sebenernya, cuma dasar, catatatn saya berserak sekali. Nanti kalau sudah saya rapiin, saya coba rangkum lagi per-minggu.

-
salam berbagi

Share me !
Tags: Balicamp, JAVA
Comment
Page 1 of 212»
  • Yang Kecarian

  • Yang Layak Diikutin

    • Aditya Awank
    • Dolly Aswin
    • Hun Hun
    • Ibu Wyd
    • Putri Jump
  • Yang Lalu

  • Aneka Ragam

  • Yang Narsis dan Promosi

    The Ubuntu Counter Project - user number # 21563
  • Komen Terbaru

    • Syed on Membongkar Notebook Toshiba Sattellite M100
    • admin on Membongkar Notebook Toshiba Sattellite M100
    • nurul on Membongkar Notebook Toshiba Sattellite M100
    • Dolly Aswin Harahap on Membongkar Notebook Toshiba Sattellite M100
    • Duha Iklan on Tulisan Pak/Mas/Om Romi menginspirasikanku untuk..
  • Yang Populer

    Abon anggota DPR ATI driver Australia babi Bachelor bahasa indonesia Bakat Bali Balicamp Bandung Beasiswa bebek bibtex blogger Bosen brad pitt brice willis BUMN Checkbox chrome crash Cristano Ronaldo D3 Daftar Filem Dark Knight denzel washingthon detikcom Dikti domain emansipasi wanita EOS450D ES KRIM RIA fglrx Filem flash gaji dosen google halal hosting HTML JAVA PNS ubuntu wordpress
  • Yang Lupa Waktu

    September 2010
    M T W T F S S
    « Aug    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
Powered by WordPress | Theme: Motion | Customized by
[ Back to top ]
English العربية español bahasa Indonesia 日本語 ภาษาไทย Filipino 中文 (简体) powered byGoogle