Tadi dari planetterasi ada tulisan dari mas puji di jalansutera.com beliau. Tulisan yang berhubungan dengan sepatu dan babi. Setelah membaca tulisan tersebut saya teringat juga pernah punya kisah yang berhubungan dengan sepatu dan babi.
Cerita ini kurang lebih 4 dan 2 tahun yang lalu. 4 Tahun lalu waktu itu berlokasi di Gurney Plaza Pulau Pinang, Malaysia. Waktu itu sedang berkeliling dengan keluarga, seperti pulang kampung kalau ke Pulau Pinang ini. Iseng menemani Bapak saya mencari sepatu di dalam Parkson-nya (di Gurney ada Parksonnya kan ?? Lupa). Tidak mau kalah saya juga ikut mencoba-coba sepatu, mana tahu dibelikan, lumayan buat kuliah. Pasang sana, pasang sini. Coba sana coba sini.
Lama-kelamaan, sepertinya ada yang aneh, ada tulisan berwarna merah di bawah tulisan hitam bertuliskan Rockpot dan harganya. Setelah dibaca dengan cermat ternyata tulisasn tersebut berbunyi, “Pork Skin”. HAHAHAHAHAHAHA. Mau tertawa, tapi mempermalukan diri sendiri, akhirnya yasudah, pergi mencuci tangan pas sampai di penginapan melakukan samak.
Nah kemudian, ternyata saya sama dengan keledai yang melakukan kesalahan 2 kali. Tapi tidak pada tempat yang sama. 2 tahun lalu, di pusat perbelanjaan di kota Alor Star, Malaysia. Bersama teman, waktu itu lagi libur kuliah. Iseng mencari sepatu olahraga. Yayayaya. Si sepatu bermerekkan ROCKPOT itu lagi yang membuat ku mengulangi kesalahan yang sama. Ga sadar aja, ternyata Rockpot juga memproduksi sepatu olahraga.
Jadi mau sepatu terbuat dari kuliat babi atau buaya sekalipun, sepatu ya tetap sepatu. Kita bisa tertipu kalau tidak diberitahu seperti pusat perbelanjaan di Malaysia itu. jadi kalau di Indonesia, anda menemukan sepatu bermerek Rockpot yang cukup mahal juga harganya, dan tidak ada tulisan “Pork Skin”, maka berhati-hatilah. Bayangkan jika anda membeli dan memakainya. Bayangkan anda menyeret-nyeret 2 ekor Babi di kaki kanan dan kiri anda setiap kali anda berjalan.
Hehehe…Khayalan tingkat tinggi….




